27/03/2013

Tips Cara Membatasi Bandwidth Internet Tanpa Software | Tips Trick

hai sobat blogger apa kabar nya nih..? semoga dalam kebaikan dan kesehatan semuanya...

pada kesempatan kali ini RezaTkc ingin menshare ilmu tentang Cara Membatasi Bandwidth Internet Tanpa Menggunakan Software.

terkadang sobat semua pasti terkendala dengan internet yang memeilik kouta yang sedikit atau pun kouta yang di batasi..

sobat jangan kawatir dengan itu semua.. karena..
kita dapat dengan mudah untuk membatasi pemakaian internet kita.. sendiri atau pun internet client kita.. kalau sobat sering menshare internet dengan pengguna lain tapi .. internet kita memakai bandwidth yang terbatas....

langsung saja pada intinya ..
cara untuk membatasi bandwidth internet tanpa software :

1. Klik Start Pilih Run / Klik lambang windows+R
2. Ketikan di dalam kotak Run gpedit.msc
3. Klik Enter
4. Pada jendela sebelah kiri pilih Computer Configuration - Administrativ Template - Network - Qos Packet
    Scheduler
5. Disisi sebelah kanan, Klik 2 x Limit Reservable Bandwidth
6. Pada jendela Limit Reservable Bandwidth klik opsi Enable dan set Bandwidth menjadi 50 %  atau jika sobat menseting bandwidth nya menjadi besar misalnya 70%, maka semakin kecil bandwidth yang akan di dapat pada komputer tersebut
7. Klik Apply dan OK
8. Restart Komputer

dengan trick di atas sobat semua akan bisa membatasi bandwidth internet sobat.. dan teman2 sobat yang ingin menggunakan internet jadi tidak semena2 menggunakan nya.. dan dapat menggunakan seperlunya saja..


semoga bahan ini .. dapat membuat kita lebih tahu dan mengerti..


NB: jika tidak mengerti sobat dapat meninggalkan kritikan dan saranya..

Pembahasan Soal UN Fisika SMA 2012 Paket C61 (TRIK SUPERKILAT)


Mengingat banyaknya permintaan untuk mengunggah pembahasan soal UN Fisika SMA 2012 dengan metode TRIK SUPERKILAT dan LOGIKA PRAKTIS, maka kali ini blog berbagi dan belajar akan menyajikan pembahasan cara cepat penyelesaian soal UNAS Fisika SMA yang mudah dipahami dan dipelajari dalam rangka menyongsong UN 2013 yang sudah semakin dekat.

Oke langsung saja, berikut ini adalah pembahasan UN Fisika SMA tahun 2012 yang disertai dengan pembahasan cara cepat dan TRIK SUPERKILAT dan LOGIKA PRAKTIS... Jadi bagi adik-adik yang membutuhkan pembahasan dan kunci jawaban soal UN Fisika 2012 rasanya adik-adik tidak salah tempat.

Bila ingin mempelajari lebih jauh bagaimana metode TRIK SUPERKILAT dan SMART SOLUTION FISIKA bisa dilihat pada Modul SMART SOLUTION dan TRIK SUPERKILAT UN Fisika 2013 yang pernah Pak Anang unggah di blog ini. File SMART SOLUTION tersebut berada di bagian kanan blog ini untuk semakin memahami bagaimana langkah jitu dalam menyiasati Ujian Nasional tahun ini... Insyaallah anda akan menyadari betapa Fisika itu sangat menyenangkan.... :)

Nah, untuk UN Fisika tahun 2013 ini, bisa anda pelajari bagaimana trik superkilat dan logika praktisnya seperti yang sudah saya unggah di modul SMART SOLUTION UN Fisika SMA 2013. Juga untuk mata pelajaran lainnya silahkan lihat pada bagian kanan blog ini.

Oke langsung saja, untuk mengunduh file pembahasan soal UN Fisika 2012 (TRIK SUPERKILAT) bisa klik pada tautan berikut:

Pembahasan Soal UN Fisika 2012 Paket C61 Zona D

Bila anda ingin melihatnya di blog ini, berikut ini adalah tampilan file Pembahasan UN Fisika SMA 2012 yang bisa anda nikmati....



Untuk pembahasan soal kode paket yang lain maupun lain zona serta mata pelajaran yang lain insyaallah segera menyusul diunggah. Jadi selalu tunggu update terbarunya di sini.

NB:
Untuk pembahasan UN Fisika SMA tahun 2012 Paket A81 bisa dilihat pada tautan berikut:
Pembahasan UN Fisika SMA 2012 Paket A81 Zona D

Untuk pembahasan UN Fisika SMA tahun 2012 Paket B74 bisa dilihat pada tautan berikut:
Pembahasan Soal UN Fisika 2012 Paket B74 Zona D

Untuk pembahasan UN Fisika SMA tahun 2012 Paket D47 bisa dilihat pada tautan berikut:
Pembahasan Soal UN Fisika 2012 Paket D47 Zona D

Untuk pembahasan UN Fisika SMA tahun 2012 Paket E35 bisa dilihat pada tautan berikut:
Pembahasan Soal UN Fisika 2012 Paket E35 Zona D



Untuk pembahasan UN Fisika SMA tahun 2011 bisa dilihat pada tautan berikut:
Pembahasan UN Fisika SMA 2011 (TRIK SUPERKILAT)

25/03/2013

Komposisi Larutan

Apa yang sobat Materi Kimia SMA pikirkan ketika mendengar kata komposisi? Biasanya kita menemukan kata komposisi di bungkus sebuah produk makanan atau obat-obatan. Makna dari komposisi disana adalah jumlah atau persentase masing-masing zat yang terkandung di produk tersebut. Lalu, apa yang dimaksud komposisi larutan? Materi kimia kelas X (Bab Larutan Elektrolit) sekarang akan membahas hal tersebut.


Komposisi larutan adalah perbandingan zat-zat di dalam campuran. Untuk menentukan komposisi larutan digunakan istilah kadar dan konsentrasi. Kedua istilah ini menyatakan kuantitas zat terlarut dengan satuan tertentu. Satuan yang digunakan untuk menyatakan kadar larutan adalah persen berat (%b/b), persen volume (%V/V), dan bagian per sejuta (bpj) atau ppm (part per million).

Kadar Larutan

Persen berat menyatakan fraksi berat zat terlarut terhadap berat larutan dalam satuan persen. Persen berat biasa diterapkan dalam campuran padat-cair atau padat-padat. Secara matematika, persen berat suatu zat dirumuskan sebagai berikut.
kadar larutan

Persen volume menyatakan fraksi volume zat terlarut terhadap volume larutan dalam satuan persen. Persen volume biasa diterapkan untuk campuran cair-cair atau gas-cair. Secara matematik, persen volume suatu zat dirumuskan sebagai berikut.
kadar larutan
Untuk menyatakan kadar suatu zat yang kuantitasnya sangat sedikit, biasanya diungkapkan dalam satuan bagian per sejuta (bpj) atau dalam bahasa inggrisnya part per million (ppm). Ungkapan bpj suatu zat dinyatakan dengan rumus:
kadar larutan
Jumlah zat A maupun jumlah pelarut dapat berupa satuan berat atau satuan volume, dengan syarat kedua satuan sama atau disamakan terlebih dulu.
Nah begitulah ulasan tentang komposisi dan kadar larutanyang sobat pelajari di kelas X ini, materi selanjutnya adalah Sifat Listrik Larutan

24/03/2013

Massa Molar dan Volume Molar


Menurut sobat Materi Kimia SMA, kira-kira apa yang dimaksud massa molar atau volume molar? Dilihat dari bahasanya, pasti masih berkaitan dengan konsep mol, materi kimia kelas X yang telah sobat pelajari sebelumnya. Untuk memahami massa molar dan volume molarini, silahkan sobat lanjutkan membaca materi berikut.

Massa Molar

Berdasarkan hasil perhitungan, diketahui bahwa dalam 18 g air terkandung 6,02×1023molekul H2O, dalam 23 g natrium terkandung 6,02 × 1023atom Na, dan dalam 58,5 g natrium klorida terkandung 6,02 × 1023satuan rumus NaCl.
Pada Ar dan Mr, sobat sudah dapat menentukan Mr H2O= 18; Ar Na = 23; dan Mr NaCl = 58,5. Berdasarkan informasi tersebut, terlihat adanya hubungan yang teratur antara massa zat (g), Ar atau Mr, dan jumlah partikel (L).
Zat
Massa (gram)
Ar/Mr (sma)
Jumlah partikel
Mol
H2O
Na
NaCl
18
23
58,5
18
23
58,5
6,02 × 1023 molekul H2O
6,02 × 1023 atom Na
6,02 × 1023 satuan NaCl
1
1
1

Berdasarkan hubungan pada tabel tesebut, diketahui bahwa massa zat yang besarnya sama dengan nilai Ar atau Mr mengandung jumlah partikel sebanyak 6,02 × 1023atau sebesar satu mol.
Dengan demikian, disimpulkan bahwa massa satu mol zat sama dengan nilai Ar (untuk atom) atau Mr (untuk senyawa). Massa satu mol zat disebut massa molar (Mm) dengan satuan gram per mol (g mol–1).

Volume Molar

Menurut Amedeo Avogadro: pada suhu dan tekanan tertentu, setiap gas yang volumenya sama mengandung jumlah molekul yang sama. Artinya, gas apapun selama volumenya sama dan diukur pada P dan T yang sama akan mengandung jumlah molekul yang sama. Jika jumlah molekul gas sebanyak tetapan Avogadro (L= 6,02 × 1023molekul) maka dapat dikatakan jumlah gas tersebut adalah satu mol.
Berdasarkan perhitungan yang mengacu pada Hukum Avogadro, pada 0°C dan 1 atm (STP, Standard Temperature and Pressure), volume satu mol gas adalah 22,4 liter. Volume satu mol gas ini dikenal dengan volume molar gas, disingkat Vm.
Zat
Berat (gram)
Mol
Volume (liter)
Jumlah molekul
NO2
NH3
CO
CH4
46
17
28
16
1
1
1
1
22,4
22,4
22,4
22,4
6,02 × 1023 molekul NO2
6,02 × 1023 molekul NH3
6,02 × 1023 molekul CO
6,02 × 1023 molekul CH4

Bagaimana menentukan volume suatu gas pada keadaan tidak standar? Untuk menentukan volume gas pada suhu dan tekanan tertentu dapat dihitung menggunakan persamaan gas ideal. Persamaan gas ideal adalah suatu persamaan yang diturunkan berdasarkan asumsi para pakar kimia dengan mengacu pada hasil-hasil percobaan seperti Charles, Amonton, Boyle, dan Gay-Lussac.
Hukum Charles menyatakan bahwa: pada tekanan tetap, volume gas berbanding lurus dengan suhu mutlaknya. Secara matematis dirumuskan sebagai:
V ≈ T
Hukum Amonton menyatakan bahwa: pada volume tetap, tekanan gas berbanding lurus dengan suhu mutlaknya. Secara matematis dirumuskan sebagai:
P ≈ T
Boyle dan Gay-Lussac menggabungkan ketiga besaran gas (tekanan, suhu, dan volume) menghasilkan persamaan berikut:
PV ≈ T
Menurut Avogadro, persamaan tersebut dapat ditulis sebagai:
PV = RT
R adalah tetapan molar gas yang tidak bergantung pada P, T, dan V, tetapi hanya bergantung pada jumlah mol gas. Nilai R berdasarkan percobaan adalah 0,082 L atm mol–1 K–1.
Berdasarkan uraian tersebut, persamaan gas ideal dapat ditulis sebagai berikut.
PV = nRT


Keterangan:
P = Tekanan (atm)
V = Volume (L)
T = Suhu mutlak (K)
n = Jumlah partikel (mol)
R = Tetapan gas (L atm mol–1 K–1)
   = 0,082 L atm mol–1 K–1

Begitulah definisi massa molar dan volume molar. Selanjutnya, sobat Materi Kimia SMA akan mempelajari aplikasi dari hukum-hukum dasaryang telah dipelajari, yaitu Perhitungan Kimia

23/03/2013

Konsep Mol


Hukum Avogadro, yang telah sobat Materi Kimia SMApelajari sebelumnya di kelas X ini, sangat berpengaruh terhadap perkembangan ilmu Kimia, khususnya dalam pengukuran zat-zat di laboratorium. Pengukuran berat suatu zat pada umumnya menggunakan satuan gram, sedangkan massa atom dan molekul dinyatakan dalam satuan Ar dan Mr. Bagaimana hubungan Ar atau Mr dengan berat suatu zat dalam satuan gram?

Tetapan Avogadro (L)

Sumbangan Avogadro tidak berhenti sampai hubungan jumlah partikel (molekul, atom, ion) dan volume gas, tetapi merambah lebih jauh kepada hubungan jumlah partikel dan massa zat. Sebagai gambaran hubungan jumlah partikel dan massa suatu zat, mari kita tinjau partikel yang diemisikan oleh unsur radioaktif berikut ini.
Berdasarkan hasil pengukuran, diketahui bahwa satu gram radium dapat mengemisikan partikel alfa sebanyak 11,6×1017 partikel. Partikel alfa sebanyak 11,6 × 1017setara dengan helium sebanyak 7,7×10-6 g.
Radium
→
Partikel alfa (α)
≈
Atom helium
1g

11,6×1017 partikel

7,7×10-6 g
Partikel alfa merupakan inti atom helium. Maka jumlah atom helium dalam satu gram adalah:
partikel He

Jadi, dalam 1g helium terkandung 1,507×1023 atom helium. Ini menyatakan hubungan massa (g) dan jumlah partikel (atom).
Berdasarkan hasil perhitungan, selalu muncul bilangan sebesar 6,02 × 1023 untuk jumlah molekul yang massanya sebesar nilai massa atom relatif untuk unsur atau sebesar massa molekul relatif unsur senyawa.

Contoh:
Dalam 18 g air (Mr H2O = 18) terkandung 6,02 × 1023 molekul H2O.
Dalam 23 g natrium (Ar Na = 23) terkandung 6,02 × 1023 atom Na.
Dalam 58,5 g natrium klorida (Mr NaCl = 58,5) terkandung 6,02 × 1023 ion Na+ dan 6,02 × 1023 ion Cl-
 Oleh karena itu, bilangan sebesar 6,02 × 1023 dinyatakan sebagai tetapan Avogaro yang disingkat L.
L = 6,02 × 1023partikel

Definisi Mol

Berdasarkan perhitungan, dalam 56 g besi terkandung 6,02 × 1023 atom besi, dalam satu mililiter air terkandung 3,345 × 1022 molekul air. Angka-angka sebesar ini tidak efisien jika dipakai untuk perhitungan zat-zat di laboratorium.
Agar lebih sederhana, para ilmuwan menetapkan suatu satuan jumlah zat yang menyatakan banyaknya partikel zat itu. Satuan ini dinamakan mol. Berdasarkan kesepakatan, untuk partikel yang jumlahnya sebesar tetapan Avogadro atau 6,02×1023dinyatakan sebesar satu mol. Dengan kata lain, satu mol setiap zat mengandung 6,02 × 1023partikel zat, baik atom, molekul, maupun ion.
Contoh:
Dalam satu mol besi terkandung 6,02 × 1023 atom Fe.
Dalam satu mol air terkandung 6,02 × 1023 molekul H2O.
Dalam satu mol natrium klorida terkandung 6,02 × 1023 ion Na+ dan 6,02 × 1023 ion Cl–.

Materi kimia kelas X (Bab Hukum-hukum Dasar Kimia) selanjutnya yang akan sobat pelajari yaitu Massa Molar dan Volume Molar

Related Post