08/10/2011

SOAL TRY OUT EKONOMI SMA 2012

SOAL TRY OUT UJIAN NASIONAL

1.     Berikut ini adalah masalah ekonomi dalam masyarakat :
1)       Barang dan jasa apa yang akan dihasilkan
2)       Menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan
3)       Bagaimana cara menghasilkan barang dan jasa
4)       Mendistribusikan barang tersebut masyarakat
5)       Bagaimana barang dan jasa tersebut mencapai kepuasan
6)       Untuk siapa barang dan jasa dihasilkan
Menurut pernyataan di atas yang termasuk masalah pokok ekonomi modern adalah...
A.      1 , 2 dan 3
B.       1 , 3 dan 4
C.       1 , 3 dan 6
D.      1 , 4 dan 5
E.       1 , 5 dan 6

2.    Kelangkaan minyak tanah akhir-akhir ini menimbulkan berbagai masalah, pemecahan masalah tersebut dapat dilakukan dengan berbagai cara, kecuali...
A.      penggunaan energi panas matahari
B.       penghematan penggunaan minyak tanah
C.       konversi minyak tanah dengan  gas
D.      eksploitasi pertambangan minyak
E.       mencari alternatif pengganti minyak tanah

3.        Hak milik pribadi diakui, ada kebebasan berusaha serta kebebasan memilih, ada persaingan  dan peranan pemerintah terbatas. Sistem ekonomi yang dianut negara tersebut adalah...
A.      liberal
B.       komando
C.       tradisional
D.      sosialis
E.       demokrasi

4.     Perhatikan tabel di bawah ini !
Tenaga Kerja
Hasil
Marginal
0
1
2
3
4
5

0
10
22
28
30
30
-
10
12
6
2
0

Hukum ” Law of diminishing return” mulai berlaku pada saat penggunaan tenaga kerja sebanyak...
A.      5
B.       4
C.       3
D.      2
E.       1

5.        Perhatikan tabel berikut :
Harga ( P )
Penawaran ( Qs)
Rp36.000,00
Rp40.000,00
10.000 unit
11.000 unit

Dari tabel diatas besarnya koefisien elastisitas penawaran adalah...
A.      E  > 1
B.       E  < 1
C.       E = 1
D.      E = 0
E.       E = ~
6.   Diketahui fungsi permintaan Qd = -2 p + 32, jika terjadi perubahan harga dari Rp10,00 menjadi Rp12,00 maka  perubahan jumlah barang yang diminta adalah ...
A.      bertambah 12 unit
B.       berkurang 12 unit
C.       bertambah 8  unit
D.      berkurang 8 unit
E.       berkurang 4 unit

7.    Berikut ini adalah ciri-ciri pasar barang :
1.        Barang yang diperjualbelikan  sejenis
2.        Penjual dapat menentukan harga
3.        Laba dalam jangka panjang menjadi laba normal
4.        Keuntungan produsen maximum
5.        Penjual dan pembeli mengetahui keadaan pasar
Yang termasuk ciri-ciri pasar persaingan sempurna adalah...
A.      1 , 2 dan 5
B.       1 , 3 dan 5
C.       1 , 4 dan 5
D.      2 , 3 dan 5
E.       2 , 4 dan 5

8.   Berikut  ini  hal yang berkaitan dengan pasar faktor produksi dan pasar barang :
1.        Permintaan datang dari rumah tangga konsumen
2.        Memperoleh balas jasa berupa sewa, gaji , bunga , laba
3.        Penawaran datang dari rumah tangga konsumen
4.        Permintaan datang dari rumah tangga produsen
5.        Menghasilkan barang dan jasa
 Yang merupakan ciri-ciri pasar faktor produksi (pasar input ) yaitu ...
A.      1 , 2 dan 3
B.       1 , 3 dan 4
C.       1 , 3 dan 5
D.      2 , 3 dan 4
E.       2 , 3 dan 5

9.      Diketahui suatu negara mempunyai data dalam satu tahun (milyar) sebagai berikut :
        -Net national income               Rp600.000,00
        -Iuran tunjangan hari tua         Rp175.250,00
        -Laba tidak dibagi                    Rp150.000,00
        -Pajak langsung                       Rp25.250,00
        -Pajak persero                         Rp135.500,00
        -Transfer payment                   Rp50.500,00
        Dari data tersebut besarnya Personal Income adalah .
A.    Rp314.500,00
B.    Rp264.000,00
C.    Rp189.750,00
D     Rp164.500,00.
E.     Rp88.250,00

10.     Dibawah ini adalah pihak pihak yang diuntungkan dan dirugikan dengan adanya inflasi :
        1.PNS
        2.Penabung
        3.Kreditur
        4.Debitur
        5.Spekulan
        Pihak – pihak yang dirugikan adalah . . . .
A.    1,2 dan 3
B.    1,4 dan 5
C.    2,3 dan 4
D.    2,4 dan 5
E.     3,4 dan 5        
11.     Dibawah ini adalah faktor – faktor yang mempengaruhi tabungan dan investasi :
1.     Tingkat suku bunga tabungan
2.     Jumlah permintaan barang dan jasa
3.     Pola konsumsi seseorang
4.     Tingkat suku bunga obligasi
5.     Kemajuan teknologi di suatu negara
Dari faktor – faktor tersebut diatas yang mempengaruhi seseorang untuk berinvestasi adalah
A.      1,2 dan 3
B.       1,3 dan 5
C.       2,3 dan 5
D.      2,4 dan 5
E.       3,4 dan 5

12.     Setiap tahun Pak Heri membayar pajak kendaraan yang dimilikinya,dalam hal ini uang berfungsi sebagai alat …
A.      tukar menukar
B.       satuan hitung
C.       pembayaran
D.      pengalihan nilai
E.       penimbun kekayaan

13.     Berikut ini merupakan fungsi – fungsi dari bank
1.        Mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran
2.        Menghimpun dana dari masyarakat
3.        Mengawasi kinerja bank
4.        Menyalurkan dana ke masyarakat
5.        Menjaga kestabilan nilai rupiah
6.        Penyedia jasa transfer uang
Dari fungsi  di atas yang merupakan fungsi bank sentral adalah . . . .
A.      1,2 dan 3                        
B.       1,3 dan 5                        
C.       2,4 dan 6
D.      3,4 dan 5
E.       4,5 dan 6

14.     Berikut ini langkah – langkah yang dilakukan bank sentral :
1.        Membeli SBI
2.        Menaikkan cadangan kas
3.        Menurunkan cadangan kas
4.        Menaikkan diskonto
5.        Menjual SBI
Langkah yang bertujuan mengurangi jumlah uang yang beredar di masyarakat adalah . . .
A.      1,2,4
B.       1,4,5
C.       2,3,4
D.      2,4,5
E.       3,4,5

15.     Ciri – ciri umum pertumbuhan dan pembangunan ekonomi antara lain :
1.     Peningkatan PDB dari tahun ke tahun
2.     Peningkatan GNP dan pendapatan per kapita disertai pemerataan
3.     Ditemukannya sumber – sumber produktif dan dapat didayagunakan dengan baik
4.     Adanya inovasi dan penguasaan teknologi baru
5.     Mengalami perubahan struktur ekonomi
Yang termasuk ciri – ciri pembangunan ekonomi adalah . . .
A.      1,2 dan 3
B.       1,2 dan 4
C.       1,3 dan 5
D.      2,3 dan 4
E.       2,4 dan 5

16.     Beberapa cara mengatasi pengangguran:
1.     Memberikan pelatihan ketrampilan
2.     Mengadakan proyek  padat karya
3.     Memberikan kesempatan kerja ke luar negri
4.     Memberikan informasi lowongan pekerjaan  
  Yang termasuk cara mengatasi pengangguran musiman adalah . . . .
A.      1 dan 2
B.       1 dan 3
C.       2 dan 3
D.      2 dan 4
E.       3 dan 4

17.     Berikut ini merupakan pernyataan  tentang APBN dan APBD:
1.        APBN dibuat oleh pemerintah dan disahkan oleh DPR
2.        APBN dibuat oleh DPR dan disahkan oleh pemerintah
3.        APBD dibuat oleh pemerintah daerah dan disahkan oleh DPRD
4.        APBD dibuat oleh DPRD dan disahkan oleh pemerintah daerah
5.        Tahun anggaran APBN / APBD dimulai 1 Januari sampai dengan 31 Desember
6.        Tahun anggaran APBN / APBD dimulai 1 April sampai dengan 31 Maret
Dari pernyataan di atas tentang APBN dan APBD  yang benar adalah… .
A.      1, 2 dan 3
B.       1, 3 dan 5
C.       2, 3 dan 5
D.      2, 4 dan 6
E.       4, 5 dan 6

18.     Berikut ini adalah penerimaan dan pengeluaran pemerintah pusat dan daerah
1.     Pajak pertambahan nilai
2.     Pajak kendaraan bermotor
3.     Penerimaan sumber daya alam
4.     Pembangunan sarana prasarana daerah
5.     Pajak Bumi dan Bangunan
6.     Dana alokasi umum
        Dari pernyataan di atas yang termasuk jenis penerimaan pemerintah pusat adalah . . .
A.    1, 2 dan 3
B.    1, 3 dan 5
C.    1, 4 dan 6
D.    2, 3 dan 4
E.     2, 4 dan 6

19.     Berdasarkan UU No.17 tahun 2000 tentang pajak penghasilan.Tarif pajak penghasilan (PPh) sebagai berikut :
N0
Penghasilan Kena Pajak (PKP)
Tarif Pajak
1
2
3
4
5
S/d. Rp25.000.000
Rp25.000.000 sd Rp50.000.000
Rp50.000.000 s d Rp.100.000.000
Rp100.000.000 s d Rp200.000.000       
Diatas Rp200.000.000
5%
10%
15%
25%
35%
Apabila PKP Pak Arif  Setyawan tahun 2005 sebesar Rp175.550.000,00, maka pajak yang terutang adalah..
A.    Rp21.387.500,00
B.    Rp30.137.500,00
C.    Rp36.250.000,00
D.    Rp43.887.500,00
E.     Rp71.250.000,00

20.   Berikut faktor – faktor yang mempengaruhi naik dan turunnya kurs valuta asing :
1.     Permintaan valuta asing bertambah
2.     Eksport naik
3.     Neraca pembayaran surplus
4.     Neraca pembayaran defisit
5.     Penawaran valuta asing berkurang
Berdasarkan data diatas faktor yang mempengaruhi naiknya kurs valuta asing adalah . . ..
A.      1,2 dan 3
B.       1,3 dan 5
C.       1,4 dan 5
D.      2,3 dan 5
E.       3,4 dan 5

21.   Negara Jerman menetapkan harga ekspor elektronik berbeda untuk dua Negara di wilayah Asia.Kebijakan yang dilakukan Negara Jerman termasuk kebijakan . .
A.    dumping
B.    kuota
C.    larangan ekspor
D.    impor
E.     diskriminasi harga

22.   Dibawah ini merupakan karakteristik pasar uang dan pasar modal
1.     Yang diperdagangkan SBI dan SBPU
2.     Yang diperdagangkan saham dan obligasi
3.     Tempat bertemunya permintaan dan penawaran dana jangka panjang
4.     Jangka waktu kurang dari 1 tahun
5.     Jangka waktu lebih dari 1 tahun
        Yang merupakan karakteristik pasar modal adalah . . .
A.      1,2,3
B.       1,3,4
C.       1,3,5
D.      2,3,5
E.       3,4,5

23.   Ketrampilan mengemas barang sedemikian rupa,sehingga terlihat menarik dan laku terjual di pasaran sangat dibutuhkan dalam bidang manajemen
A.    pemasaran
B.    produksi
C.    administrasi
D.    personalia
E.     keuangan

24.     Dibawah ini adalah syarat – syarat mendirikan BUMS
1.     Modal milik sendiri
2.     Didirikan dengan akta notaris
3.     Didirikan minimal 2 orang
4.     Disahkan oleh Departemen Kehakiman
5.     Ada anggota aktif dan pasif
6.     Diumumkan dalam berita negara
Dari pernyataan diatas,manakah yang merupakan syarat mendirikan PT
A.      1,2,3
B.       1,4,5
C.       2,4,6
D.      3,5,6
E.       4,5,6

25.     Berikut ini tugas dan wewenang pengurus koperasi
1.     Melakukan upaya dan tindakan untuk kepentingan koperasi
2.     Menyelenggarakan rapat anggota
3.     Menyelenggarakan pembukuan dan inventaris
4.     Memutuskan penerimaan dan penolakan anggota baru
5.     Mewakili koperasi di dalam dan di luar pengadilan
6.     Mengelola usaha koperasi
Yang merupakan wewenang pengurus koperasi adalah …
A.      1, 2 dan 5
B.       1,4 dan 5
C.       2,4 dan 5
D.      2,4 dan 6
E.       4,5 dan 6

26.     Seorang wirausaha akan berusaha meningkatkan laba dengan cara . . . .
A.      memberikan kepuasan kepada konsumen
B.       menjual dengan harga murah
C.       bersikap masa bodoh
D.      bekerja keras
E.       efisiensi biaya produksi

27.     Berikut ini bidang usaha yang dapat dikelola oleh wirausaha:
1.     Bengkel mobil CV Nasmoco
2.     Pedagang asongan
3.     Penjual bakso keliling
4.     Penyalur tenaga kerja ke luar negri
5.     Loper koran
        Yang termasuk sektor usaha formal adalah . . . .
A.      1 dan 2
B.       1 dan 4
C.       2 dan 3
D.      3 dan 4
E.       4 dan 5

28. Berikut adalah transaksi keuangan yang terjadi di Bengkel Lancar pada bulan Maret 2008
        Tgl 3 Maret : menerima pinjaman dari Bank BRI sebesar Rp20.000.000,00
Tgl 5 Maret : telah diselesaikan pekerjaan servis 10 kendaraan bermotor @ Rp50.000,00 dan    baru dibayar 8 kendaraan sisanya akan dibayar seminggu kemudian.
        Tgl 8 Maret : membeli perlengkapan bengkel Rp1.000.000,00 secara kredit.
Analisa yang dilakukan terhadap transaksi diatas adalah....
1.        Tanggal 3 Maret Kas bertambah Rp20.000.000,00, dan modal bertambah Rp20.000.000,00
2.        Tanggal 3 Maret Kas bertambah Rp20.000.000,00, dan utang bank bertambah Rp20.000.000,00
3.        Tgl 5 Maret Kas bertambah Rp400.000,00, piutang usaha bertambah Rp100.000,00 dan modal bertambah Rp 500.000,00
4.        Tgl 5 Maret Perlengkapan bengkel bertambah Rp 1.000.000,00 dan modal bertambah Rp1.000.000,00
Berdasarkan transaksi tersebut diatas, jika dicatat dalam persamaan akuntansi yang benar adalah....


A.      1 dan 3
B.       1 dan 4
C.       2 dan 3
D.      2 dan 4
E.       3 dan 4

29. Berikut ini adalah bukti transaksi yang dibuat oleh perusahaan jasa “SALON LIA”
       
Salon Lia
Jl. Jend. Sudirman No 6
Solo

Telah terima dari                  : Ibu Rachma
Uang sebesar                        : Tiga Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah
Untuk pembayaran               : Jasa perawatan kecantikan


                                                                                     Solo, 5 Januari 2009
                                                                                     Yang menerima

Terbilang : Rp350.000,00                                            Fatima

Berdasarkan bukti transaksi di atas, jurnal yang dibuat oleh Salon Lia adalah....
A. Pendapatan jasa salon                         Rp350.000,00                                         -
                Kas                                                                          -                               Rp350.000,00
B. Kas                                                                     Rp350.000,00                         -
                Pendapatan jasa salon                              -                               Rp350.000,00
C. Piutang usaha                                     Rp350.000,00                                         -
                Pendapatan jasa salon                                              -                               Rp350.000,00
D. Pendapatan jasa salon                         Rp350.000,00                                         -
                Piutang usaha                                                          -                               Rp350.000,00
E. Kas                                                                      Rp350.000,00                                         -
                Piutang usaha                                                          -                               Rp350.000,00

30. Perhatikan sebagian jurnal yang dibuat oleh Biro Jasa Adil bulan Januari 2009 :
        Jurnal Umum                                                                                                          Hal : 01
Tanggal
Keterangan
Ref
Debet
Kredit
2009




Jan     4
Kas
111
Rp4.000.000,00

         
      Pendapatan jasa
411

Rp4.000.000,00
           8
Perlengkapan
113
Rp1.500.000,00


      Kas
111

Rp1.500.000,00
         15
Beban gaji
511
Rp500.000,00


      Kas
111

Rp 500.000,00
       
Diketahui data saldo awal kas Rp2.500.000,00. Berdasarkan data diatas, maka posting ke buku besar kas yang benar adalah....
A.    KAS                                                                                                                                                111
Tgl
Keterangan
Ref
Debet
Kredit
Saldo
D/K
2009






Jan  1
Saldo
JU1
Rp2.500.000,00
-
Rp2.500.000,00
D
       4
-
JU1
Rp4.000.000,00
-
Rp4.000.000,00
D
       8
-
JU1
-
Rp1.500.000,00
Rp1.500.000,00
D
     15
-
JU1
-
Rp500.000,00
Rp500.000,00
D
       
B.    KAS                                                                                                                                                111
Tgl
Keterangan
Ref
Debet
Kredit
Saldo
D/K
2009






Jan  1
Saldo
JU1
-
-
Rp2.500.000,00
D
       4
-
JU1
Rp4.000.000,00
-
Rp4.000.000,00
D
       8
-
JU1
-
Rp1.500.000,00
Rp1.500.000,00
K
      15
-
JU1
-
Rp500.000,00
Rp500.000,00
K

C.    KAS                                                                                                                                                111
Tgl
Keterangan
Ref
Debet
Kredit
Saldo
D/K
2009






Jan  1
Saldo
JU1
Rp2.500.000,00
-
Rp2.500.000,00
D
       4
-
JU1
Rp4.000.000,00
-
Rp6.500.000,00
D
       8
-
JU1
-
Rp1.500.000,00
Rp5.000.000,00
D
      15
-
JU1
-
Rp500.000,00
Rp4.500.000,00
D

D.    KAS                                                                                                                                                111
Tgl
Keterangan
Ref
Debet
Kredit
Saldo
D/K
2009






Jan  1
Saldo
JU1
-
-
Rp2.500.000,00
D
       4
-
JU1
Rp4.000.000,00
-
Rp6.500.000,00
D
       8
-
JU1
-
Rp1.500.000,00
Rp5.000.000,00
D
      15
-
JU1
-
Rp500.000,00
Rp4. 500.000,00
D

E.     KAS                                                                                                                                                111
Tgl
Keterangan
Ref
Debet
Kredit
Saldo
D/K
2009






Jan  1
Saldo
JU1
-
Rp2.500.000,00
Rp2.500.000,00
D
       4
-
JU1
Rp4.000.000,00
-
Rp6.500.000,00
D
       5
-
JU1
-
Rp1.500.000,00
Rp5.000.000,00
D
     15
-
JU1
-
Rp500.000,00
Rp4.500.000,00
D

31. Dalam neraca saldo terdapat akun “Sewa dibayar dimuka” Rp2.400.000,00. Data penyesuaian menyatakan sewa dibayar pada bulan September 2008 untuk 2 tahun. Jurnal Penyesuaian yang dibuat pada tanggal 31 Desember 2008 adalah....
A.    Sewa dibayar dimuka                      Rp2.400.000,00
                Beban sewa                                                                                             Rp2.400.000,00
B.    Sewa dibayar dimuka                      Rp2.000.000,00
                Beban sewa                                                                                            Rp2.000.000,00
C.    Beban sewa                                                     Rp2.000.000,00
                Sewa dibayar dimuka                                                                              Rp2.000.000,00
D.    Sewa dibayar dimuka                      Rp400.000,00
                Beban sewa                                                                                             Rp400.000,00
E.     Beban sewa                                     Rp400.000,00
                Sewa dibayar dimuka                                                              Rp400.000,00

32. Berikut Neraca Saldo Disesuaikan Perusahaan Bengkel “Rio” per 31 Desember 2008
       
No akun
Nama akun
Debet
Kredit
111
Kas
Rp2.700.000,00
-
112
Perlengkapan bengkel
Rp1.000.000,00
-
121
Peralatan bengkel
Rp2.000.000,00

211
Utang usaha
-
Rp250.000,00
311
Modal Tn. Rio
-
Rp4.000.000,00
312
Prive Tn. Rio
Rp200.000,00
-
411
Pendapatan jasa bengkel
-
Rp3.000.000,00
511
Beban gaji
Rp800.000,00
-
512
Beban listrik
Rp150.000,00
-
513
Beban perlengkapan
Rp400.000,00
-

Jumlah
Rp7.250.000,00
Rp7.250.000,00
Berdasarkan data di atas, besarnya laba perusahaan adalah....
A.      Rp1.400.000,00
B.       Rp1.450.000,00
C.       Rp1.650.000,00
D.      Rp3.050.000,00
E.       Rp6.150.000,00

33. Dibawah ini beberapa transaksi yang terjadi di PD. Jaya pada bulan September 2008 :
9 Sept.         Dijual separtai barang dagangan kepada CV. Madu Ratna seharga Rp3.000.000,00 syarat pembayaran 2/10, n/30
12 sept.        Dijual barang dagangan kepada Toko Mawar seharga Rp1.000.000 dengan syarat 2/10, n/30
14 sept         Dijual barang dagangan kepada Ahmad secara kredit  Rp500.000
16 Sept.       Dijual barang dagangan kepada PT. Merpati seharga Rp1.500.000, dibayar dengan cek
20 sept.        Dijual barang dagangan  kepada Toko Melati seharga Rp2.000.000, tunai
Transaksi tersebut di atas oleh PD. Jaya dicatat dalam jurnal penjualan ....
A.    Jurnal Penjualan
Tanggal
Keterangan
Ref
Jumlah
9 Sept
CV Madu Ratna

Rp 3.000.000
12 Sept
Toko Mawar

Rp1.000.000
14 Sept
Ahmad

Rp500.000

B.    Jurnal Penjualan
Tanggal
Keterangan
Ref
Jumlah
9 Sept
CV Madu Ratna

Rp3.000.000
12 Sept
Toko Mawar

Rp1.000.000
16 Sept
PT Merpati

Rp1.500.000
               
C.    Jurnal Penjualan
Tanggal
Keterangan
Ref
Jumlah
9 Sept
CV Madu Ratna

Rp3.000.000
12 Sept
Toko Mawar

Rp1.500.000
20 Sept
Toko Melati

Rp2.000.000

D.    Jurnal Penjualan
Tanggal
Keterangan
Ref
Jumlah
9 Sept
CV Madu Ratna

Rp3.000.000
12 Sept
Toko Mawar

Rp1.500.000
20 Sept
Ahmad

Rp2.000.000

E.     Jurnal Penjualan
Tanggal
Keterangan
Ref
Jumlah
9 Sept
Ahmad

Rp500.000
12 Sept
PT Melati

Rp1.500.000
14 Sept
Toko Melati

Rp2.000.000
16 Sept
PT Merpati

Rp1.500.000

34. Jurnal Pengeluaran kas yang dibuat oleh PD. Segar pada bulan Maret 2008 sebagai berikut :
       
Tgl
Keterangan
Debit
Kredit
Utang
Pembelian
Sera – serbi
Kas
Potongan Pembelian
Akun
Jumlah


Mar
2
10
15
20
30
Toko Maju
Barang dagangan
Sewa Toko
Toko Cahaya
Gaji Karyawan
Rp4.000.000
-
-
Rp6.000.000
-
          -
Rp3.000.000
-
-
-

-
-
Beban sewa
-
Beban gaji
-
-
Rp5.000.000
-
Rp2.000.000
Rp3.920.000
Rp3.000.000
Rp5.000.000
Rp5.880.000
Rp2.000.000
Rp80.000
-
-
Rp120.000
-
Rp10.000.000
Rp3.000.000
-
Rp7.000.000
Rp19.800.000
Rp200.000
Saldo akun pada tanggal 28 Februari 2008 antara lain  :
1.        Kas Rp25.000.000,00
2.        Persediaan barang dagangan Rp18.000.000,00
3.        Utang Rp15.000.000,00
4.        Beban gaji Rp7.000.000,00
Jurnal tersebut diposting ke buku besar berikut ini  :

( 1 )   Kas
Tgl
Keterangan
Debit
Kredit
Saldo
Debet
Kredit
Mart
1
Saldo
–
–
Rp25.000.000
–

31
Jurnal Kas keluar
–
Rp19.800.000
Rp5.200.000
–
       
( 2 )   Persediaan barang dagangan
Tgl
Keterangan
Debit
Kredit
Saldo
Debet
Kredit
Mart
1
Saldo
–
–
Rp18.000.000
–

31
Jurnal Kas keluar
–
Rp3.000.000
Rp15.000.000
–

( 3 )   Utang
Tgl
Keterangan
Debit
Kredit
Saldo
Debet
Kredit
Mart
1
Saldo
–
–
–
Rp15.000.000

31
Jurnal Kas keluar
Rp10.000.000
–
–
Rp5.000.000

( 4 )   Beban gaji
Tgl
Keterangan
Debit
Kredit
Saldo
Debet
Kredit
Mart
1
Saldo
–
–
–
Rp7.000.000

31
Jurnal Kas keluar
–
Rp2.000.000
–
Rp9.000.000

( 5 )   Pembelian
Tgl
Keterangan
Debit
Kredit
Saldo
Debet
Kredit
Mart
31
Jurnal Kas keluar
Rp3.000.000
–
Rp3.000.000
–








( 6 )   Potongan pembelian
Tgl
Keterangan
Debit
Kredit
Saldo
Debet
Kredit
Mart
31
Jurnal Kas keluar

Rp200.000
–
Rp200.000








( 7 )   Serba – serbi
Tgl
Keterangan
Debit
Kredit
Saldo
Debet
Kredit
Mart
31
Jurnal Kas keluar
Rp7.000.000
–
Rp7.000.000
–







Posting ke buku besar di atas yang benar adalah ….
A.    1, 2  dan  3     
B.    1, 3  dan  5     
C.    2, 4  dan  6
D.    3, 6  dan  7
E.     4, 5  dan  6

35.   Perhatikan Jurnal Pembelian berikut  !
Tgl
Keterangan
Ref
Debit
Kredit
Pembelian
Serba – serbi
Utang dagang
Ref
Akun
Jumlah
2 April
9 April
11 April
Toko Ratna
Toko wisuda
Toko Mulia

Rp5.000.000

Rp10.000.000



Perlengkapan

Rp2.000.000
Rp5.000.000
Rp2.000.000
Rp10.000.000
Berdasarkan jurnal Pembelian di atas, posting ke buku besar pembantu yang benar adalah … .
A.      Utang dagang toko Ratna kredit Rp5.000.000,00
B.       Utang dagang toko Ratna debet Rp5.000.000,00
C.       Piutang dagang toko Wisuda debet Rp2.000.000,00
D.      Piutang dagang toko Wisuda kredit Rp2.000.000,00
E.       Utang dagang toko Mulia debet Rp10.000.000,00

36. Diketahui data di neraca saldo terdapat akun persediaan barang dagang Rp 4.800.000,00 dan dalam data penyesuaian terdapat akun persediaan barang dagang Rp 5.000.000,00. Jurnal Penyesuaian untuk persediaan barang dagang jika menggunakan metode ikhtisar laba rugi adalah....
A.    Ikhtisar Laba Rugi                                           Rp5.000.000,00                      -
                Persediaan barang dagang                       -                               Rp5.000.000,00
B.    Persediaan barang dagang                               Rp4.800.000,00                      -
                Ikhtisar Laba Rugi                                   -                               Rp4.800.000,00
C.    Ikhtisar Laba Rugi                                           Rp5.000.000,00                      -
                Persediaan barang dagang                       -                               Rp5.000.000,00
        Persediaan barang dagang                               Rp4.800.000,00                      -
                Ikhtisar Laba Rugi                                   -                               Rp4.800.000,00
D.    Ikhtisar Laba Rugi                           Rp4.800.000,00                      -
                Persediaan barang dagang                       -                               Rp4.800.000,00
        Persediaan barang dagang               Rp5.000.000,00                      -
                Ikhitsar Laba Rugi                                   -                               Rp5.000.000,00
E.     Ikhtisar Laba Rugi                                           Rp200.000,00                                         -
                Persediaan barang dagang                       -                               Rp200.000,00
        Persediaan barang dagang                               Rp200.000,00                                         -
                Ikhitsar Laba Rugi                                   -                               Rp200.000,00

37.   Diketahui saldo sebagaian akun PD “ULFA” YOGYA per 31 Des 2008 :
-       Persediaan barang dagangan (1 Januari 2008)                                : Rp2.400.000,00
-       Persediaan barang dagangan (31 Desember 2008)          : Rp3.800.000,00
-       Pembelian                                                                                                        : Rp6.000.000,00
-       Retur pembelian                                                                                              : Rp200.000,00
-       Potongan pembelian                                                                        : Rp100.000,00
-       Beban angkut pembelian                                                                 : Rp300.000,00
-       Penjualan                                                                                                         : Rp6.300.000,00
-       Potongan penjualan                                                                         : Rp500.000,00
Besarnya harga pokok penjualan adalah sebesar....
A.      Rp1.200.000,00
B.       Rp3.700.000,00
C.       Rp4.100.000,00
D.      Rp4.300.000,00
E.       Rp4.600.000,00

38. Penyelesaian kertas kerja dibawah ini yang benar adalah … .
No
Nama akun
Neraca sisa
Penyesuaian
N.S D
Laba / Rugi
Neraca
D
K
D
K
D
K
D
K
D
K
A
B
C
D
E
Piutang dagang
Penjualan
Retur penjualan
Beban Angk.Pemb.
Beban iklan
21.000
-
2.000
-
2.000
-
46.000
-
4.000
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
500
21.000
-
2.000
-
2.500
-
46.000
-
4.000
-
-
-
-
-
2.500
-
-
2.000
4.000
-
21.000
-
-
-
-
-
46.000
-
-
-


39. Sebagian data yang dimiliki PD Arjuna sebagai berikut  :
·         Penjualan bersih                                                                  Rp100.000.000,00
·         HPP                                                                                    Rp50.000.000,00
·         Beban administrasi                                                              Rp14.000.000,00
·         Beban penjualan                                                                  Rp17.000.000,00
·         Pendapatan diluar usaha pokok           Rp4.500.000,00
·         Beban diluar usaha pokok                                                   Rp3.000.000,00
·         Pajak                                                                                   Rp1.500.000,00
Berdasarkan data diatas besarnya laba bersih sebelum pajak adalah …….
A.    Rp16.000.000,00                                                               
B.    Rp17.500.000,00
C.    Rp19.000.000,00
D.    Rp20.500.000,00
        E.  Rp.23.500.000,00

 40.Diketahui data pada kertas kerja PD ADA per 31 Desember 2008 :
·         Penjualan                                         Rp12.000.000,00
·         Pendapatan bunga                           Rp1.000.000,00
·         Retur pembelian                              Rp500.000,00
Jurnal Penutup yang benar adalah....
A. Ikhtisar Laba Rugi                                              Rp13.500.000,00                    -
                Penjualan                                                 -                               Rp12.000.000,00
                Pendapatan bunga                                   -                               Rp1.000.000,00
                Retur pembelian                                      -                               Rp500.000,00
B. Penjualan                                                            Rp12.000.000,00                    -
     Pendapatan bunga                                              Rp1.000.000,00                      -
     Retur pembelian                                 Rp500.000,00                                         -
                Modal                                                                      -                               Rp13.500.000,00
C. Modal                                                 Rp13.500.000,00                    -
                Penjualan                                                 -                               Rp12.000.000,00
                Pendapatan bunga                                   -                               Rp1.000.000,00
                Retur pembelian                                      -                               Rp500.000,00
D. Penjualan                                                            Rp12.000.000,00                    -
     Retur pembelian                                 Rp500.000,00                                         -
                Ikhtisar Laba Rugi                                   -                               Rp12.500.000,00
                Pendapatan bunga                                   -                               Rp1.000.000,00
E. Penjualan                                                            Rp12.000.000,00                    -
     Pendapatan bunga                              Rp1.000.000,00                      -
     Retur pembelian                                 Rp500.000,00                                         -
                Ikhtisar Laba Rugi                                   -                               Rp13.500.000,00

SELANGKAPNYA..........



01/09/2011

Garis Kontur, Sifat dan Interpolasinya

Pengertian garis kontur

Garis kontur adalah garis khayal di lapangan yang menghubungkan titik dengan ketinggian yang sama atau garis kontur adalah garis kontinyu di atas peta yang memperlihatkan titik-titik di atas peta dengan ketinggian yang sama. Nama lain garis kontur adalah garis tranches, garis tinggi dan garis tinggi horizontal. Garis kontur + 25 m, artinya garis kontur ini menghubungkan titik-titik yang mempunyai ketinggian sama + 25 m terhadap tinggi tertentu. Garis kontur disajikan di atas peta untuk memperlihatkan naik turunnya keadaan permukaan tanah. Aplikasi lebih lanjut dari garis kontur adalah untuk memberikan informasi slope (kemiringan tanah rata-rata), irisan profil memanjang atau melintang permukaan tanah terhadap jalur proyek (bangunan) dan perhitungan galian serta timbunan (cut and fill) permukaan tanah asli terhadap ketinggian vertikal garis atau bangunan. Garis kontur dapat dibentuk dengan membuat proyeksi tegak garis-garis perpotongan bidang mendatar dengan permukaan bumi ke bidang mendatar peta. Karena peta umumnya dibuat dengan skala tertentu, maka untuk garis kontur ini juga akan mengalami pengecilan sesuai skala peta.
Garis-garis kontur merupakan cara yang banyak dilakukan untuk melukiskan bentuk permukaan tanah dan ketinggian pada peta, karena memberikan ketelitian yang lebih baik. Cara lain untuk melukiskan bentuk permukaan tanah yaitu dengan cara hachures dan shading. Bentuk garis kontur dalam 3 dimensi

Sifat garis kontur

Garis-garis kontur merupakan cara yang banyak dilakukan untuk melukiskan bentuk permukaan tanah dan ketinggian pada peta, karena memberikan ketelitian yang lebih baik. Cara lain untuk melukiskan bentuk permukaan tanah yaitu dengan cara hachures dan shading.
Bentuk garis kontur dalam 3 dimensi Gambar 344. Penggambaran kontur Garis kontur memiliki sifat sebagai berikut :
a. Berbentuk kurva tertutup.
b. Tidak bercabang.
c. Tidak berpotongan.
d. Menjorok ke arah hulu jika melewati sungai.
e. Menjorok ke arah jalan menurun jika melewati permukaan jalan.
f. Tidak tergambar jika melewati bangunan.
g. Garis kontur yang rapat menunjukan keadaan permukaan tanah yang terjal.
h. Garis kontur yang jarang menunjukan keadaan permukaan yang landai
i. Penyajian interval garis kontur tergantung pada skala peta yang disajikan, jika datar maka interval garis kontur tergantung pada skala peta yang disajikan, jika datar maka interval garis kontur adalah 1/1000 dikalikan dengan nilai skala peta , jika berbukit maka interval garis kontur adalah 1/500 dikalikan dengan nilai skala peta dan jika bergunung maka interval garis kontur adalah 1/200 dikalikan dengan nilai skala peta.
j. Penyajian indeks garis kontur pada daerah datar adalah setiap selisih 3 garis kontur, pada daerah berbukit setiap selisih 4 garis kontur sedangkan pada daerah bergunung setiap selisih 5 garis kontur.
k. Satu garis kontur mewakili satu ketinggian tertentu..
l. Garis kontur berharga lebih rendah mengelilingi garis kontur yang lebih tinggi.
m. Rangkaian garis kontur yang berbentuk huruf "U" menandakan punggungan gunung.
n. Rangkaian garis kontur yang berbentuk huruf "V" menandakan suatu lembah/jurang

Interval kontur dan indeks kontur

Gambar 347. Garis kontur pada curah dan punggung bukit.
Gambar 348. Garis kontur pada bukit dan cekung Interval kontur adalah jarak tegak antara dua garis kontur yang berdekatan dan merupakan jarak antara dua bidang mendatar yang berdekatan. Pada suatu peta tofografi interval kontur dibuat sama, berbanding terbalik dengan skala peta. Semakin besar skala peta, jadi semakin banyak informasi yang tersajikan, interval kontur semakin kecil. Indeks kontur adalah garis kontur yang penyajiannya ditonjolkan setiap kelipatan interval kontur tertentu. 

Kemiringan tanah dan kontur gradient

Kemiringan tanah adalah sudut miring antara dua titik.

Kegunaan garis kontur

Selain menunjukan bentuk ketinggian permukaan tanah, garis kontur juga dapat digunakan untuk:
a. Menentukan profil tanah (profil memanjang, longitudinal sections) antara dua tempat. (Gambar 350)
b. Menghitung luas daerah genangan dan volume suatu bendungan
c. Menentukan route/trace suatu jalan atau saluran yang mempunyai kemiringan tertentu (gambar 352)
d. Menentukan kemungkinan dua titik di lahan sama tinggi dan saling terlihat (gambar 353.)
Penentuan dan pengukuran titik detail untuk pembuatan garis kontur
  • Semakin rapat titik detil yang diamati, maka semakin teliti informasi yang tersajikan dalam peta.
  •  Dalam batas ketelitian teknis tertentu, kerapatan titik detil ditentukan oleh skala peta dan ketelitian (interval) kontur yang diinginkan.
  •  Pengukuran titik-titik detail untuk penarikan garis kontur suatu peta dapat dilakukan secara langsung dan tidak langsung.
a. Pengukuran tidak langsung
Titik-titik detail yang tidak harus sama tinggi, dipilih mengikuti pola tertentu yaitu: pola kotak-kotak (spot level) dan profil (grid) dan pola radial. Dengan pola-pola tersebut garis kontur dapat dibuat dengan cara interpolasi dan pengukuran titik-titik detailnya dapat dilakukan dengan cara tachymetry pada semua medan dan dapat pula menggunakan sipat datar memanjang ataupun sipat datar profil pada daerah yang relatif datar. Pola radial digunakan untuk pemetaan topografi pada daerah yang luas dan permukaan tanahnya tidak beraturan.
b. Pengukuran langsung
Titik detail dicari yang mempunyai ketinggian yang sama dan ditentukan posisinya dalam peta dan diukur pada ketinggian tertentu. cara pengukurannya bisa menggunakan cara tachymetry, atau kombinasi antara sipat datar memanjang dan pengukuran polygon.
Cara pengukuran langsung lebih sulit dibanding dengan cara tidak langsung, namun ada jenis kebutuhan tertentu yang harus menggunakan cara pengukuran kontur cara langsung, misalnya pengukuran dan pemasanngan tanda batas daerah genangan.
Interpolasi garis kontur

Titik detail dicari yang mempunyai ketinggian yang sama dan ditentukan posisinya dalam peta dan diukur pada ketinggian tertentu. cara pengukurannya bisa menggunakan cara tachymetry, atau kombinasi antara sipat datar memanjang dan pengukuran polygon. Cara pengukuran langsung lebih sulit dibanding dengan cara tidak langsung, namun ada jenis kebutuhan tertentu yang harus menggunakan cara pengukuran kontur cara langsung, misalnya pengukuran dan pemasanngan tanda batas daerah genangan.
Penarikan garis kontur diperoleh dengan cara perhitungan interpolasi, pada pengukuran garis kontur cara langsung, garis-garis kontur merupakan garis penghubung titik-titik yang diamati dengan ketinggian yang sama, sedangkan pada pengukuran garis kontur cara tidak langsung umumnya titik-titik detail itu pada titik sembarang tidak sama.
Bila titik-titik detail yang diperoleh belum mewujudkan titik-titik dengan ketinggian yang sama, posisi titik dengan ketinggian tertentu dicari, berada diantara 2 titik tinggi tersebut dan diperoleh dengan prinsip perhitungan 2 buah segitiga sebangun. Data yang harus dimiliki untuk melakukan interpolasi garis kontur adalah jarak antara 2 titik tinggi di atas peta, tinggi definitif kedua titik tinggi dan titik garis kontur yang akan ditarik. Hasil perhitungan interpolasi ini adalah posisi titik garis kontur yang melewati garis hubung antara 2 titik tinggi.
Posisi ini berupa jarak garis kontur terhadap posisi titik pertama atau kedua. Titik hasil interpolasi tersebut kemudian kita hubungkan untuk membentuk garis kontur yang kita inginkan. maka perlu dilakukan interpolasi linear untuk mendapatkan titiktitik yang sama tinggi. Interpolasi linear bisa dilakukan dengan cara : taksiran, hitungan dan grafis.
a. Cara taksiran (visual)
Titik-titik dengan ketinggian yang sama, sedangkan pada pengukuran dan
b. Cara hitungan (Numeris)
Cara ini pada dasarnya juga menggunakan dua titik yang diketahui posisi dan ketinggiannya, hitungan interpolasinya dikerjakan secara numeris (eksak) menggunakan perbandingan linear.
c. Cara grafis
Cara grafis dilakukan dengan bantuan garisgaris sejajar yang dibuat pada kertas transparan (kalkir atau kodatrace). Garisgaris sejajar dibuat dengan interval yang  sama disesuaikan dengan tinggi garis kontur yang akan dicari.

Perhitungan garis kontur

Garis-garis kontur pada peta topografi dapat digunakan untuk menghitung volume, baik volume bahan galian (gunung kapur, bukit, dan lain-lain).
Luas yang dikelilingi oleh masing-masing garis kontur diukur luasnya dengan planimeter dengan interval h. Volume total V dapat dihitung.

Prinsip dasar penentuan volume

Dalam pengerjaan teknik sipil, antara lain diperlukan perhitungan volume tanah, baik untuk pekerjaan galian maupun pekerjaan timbunan. Dibawah ini secara singkat diuraikan prinsip dasar yang digunakan untuk bentuk-bentuk tanah yang sederhana. Pada dasarnya volume tanah dihitung dengan cara menjumlahkan volume setiap bagian yang dibatasi oleh dua bidang. Pada gambar bidang dimaksud merupakan bidang mendatar. Banyak metode yang dapat digunakan untuk menghitung volume. Disini hanya akan diberikan metode menggunakan rumus prisma dan rumus piramida.
Prisma adalah suatu benda yang dibatasi oleh dua bidang sejajar pada bagian-bagian atas dan bawahnya serta dibatasi oleh beberapa bidang datar disekelilingnya.
Didalam peta topografi, garis-garis batas bidang datar A0, Am dan A1 ditunjukan oleh garis-garis kontur sedangkan h merupakan interval konturnya. Jadi apabila h dibuat kecil, garis kontur ditarik dari data-data ketinggian tanah yang cukup rapat serta pengukuran luas bidang-bidang yang dibatasi oleh garis kontur diukur hingga v mendekati volume sebenarnya.

Perubahan letak garis kontur di tepi pantai

Cara perhitungan tersebut di atas sedang digunakan oleh GSI (Geography Survey Institute Jepang, di Thailand) untuk ukuran yang sangat kasar. Tetapi, kalau dilihat secara detail, ada beberapa masalah perhitungan, seperti :
a. Di daerah yang akan hilang akibat kenaikan muka air laut sebesar T meter, kehilangan terhitung sebagai jumlah nilai yang sekarang berada.
kehilangannya bukan hanya di daerah antara batas pantai dan garis kontur 1m sekarang, tetapi antara batas pantai sekarang dan garis kontur 1+T meter (contoh di Makassar 1.64 m).
b. Di daerah yang akan lebih sering terkena banjir dari pada kondisi sekarang, kehilangan bisa diukur berdasarkan data yang terdapat melalui penyelidikan lapangan mengenai kehilangan akibat pasang laut dan banjir.
Jika tinggi tanah yang sekarang kena banjir berada di antara batas pantai dan tinggi B m, maka daerah yang akan kena banjir terletak di daerah antara garis kontur 1+T m dan garis kontur 1 +T+B m sekarang. Di daerah sini, kehilangan akan terjadi secara sebagian dari nilai total, yang dihitung terkait tinggi tanah setempat.

Bentuk-bentuk lembah dan pegunungan dalam garis kontur

Jalan menuju puncak umumnya berada di atas punggung (lihat garis titik-titik sedangkan disisinya terdapat lembah umumnya berisi sungai (lihat garis gelap).
Plateau Daerah dataran tinggi yang luas Col Daerah rendah antara dua buah ketinggian. Saddle Hampir sama dengan col, tetapi daerah rendahnya luas dan ketinggian yang mengapit tidak terlalu tinggi.
Pass
Celah memanjang yang membelah suatu daerah ketinggian.

Cara menentukan posisi, cross bearing dan metode  penggambaran

1. Hitung deviasi pada peta:
A = B + ( C x D )
Keterangan :
A = deklinasi magnetis pada saat tertentu
B = deklinasi pada tahun pembuatan peta
C = selisih tahun pembuatan.
D = variasi magnetis.
Contoh:
Diketahui bahwa:
- Deklinasi magnetis tahun 1943 (pada saat peta dibuat) adalah: 0° 30'(=B).
- Variasi magnet pertahun: 2'(=D) Pertanyaan:
Berapa deviasi bila pada peta tersebut digunakan pada tahun 1988 (=A) Perhitungannya:
A = B + (CxD)
= 0° 30' + {(88-43)x 2'}
= 0° 30' + 90'
=120'
=2ยบ0'
2. Mengukur sudut
a. Mengukur dari peta : Sudut peta – deviasi (jika deviasi ke Timur) = sudut Sudut peta + deviasi kompas.
(jika deviasi ke Barat)=sudut kompas
b. Mengukur dari kompas: deviasi timur sudut kompas + deviasi = sudut peta.
Deviasi Barat sudut kompas - sudut = sudut peta.
c. Setelah mengukur utara kompas, sesuaikan garis bujur dengan utara kompas kurang lebih deviasi.
4. Membuat cross bearing
1. Hitung sudut dari dua kenampakan alam atau lebih yang dapat kita kenali di alam dan di peta.
2. Buat garis sudut dengan menghitung deviasi sehingga menjadi sudut peta pada kertas transparan
3. Letakkan di atas peta sesuai dengan kedudukannya.
4. Tumpuklah.
5. Merencanakan rute
1. Pilihlah jalur perjalanan yang mudah denganmemperhatikan sistem kontur.
2. Bayangkan kemiringan lereng dengan memperhatikan kerapatan kontur (makin rapatmakin terjal).
3. Hitung jarak datar (perhatikan kemiringan lereng).
4. Hitung waktu tempuh dengan prinsip :
- jalan datar 1 jam untuk kemiringan lebih 4 km
- kemiringan 1 jam tiap kenaikkan 100m
Metode penggambaran:
1. Tarik garis transis yang dikehendaki diatas peta, bisa berupa garis lurus maupun mengikuti rute perjalanan.
2. Beri tanda (huruf atau angka) pada titik awal dan akhir.
3. Buat grafik pada milimeter blok. untuk sumbu x dipakai sekala horizontal dan sumbu y sekala vertikal.
4. Ukur pada peta jarak sebenarnya (jarak pada peta x angka penyebut skala peta) dan ketinggian (beda tinggi) pada jarak yang diukur tadi.
5. Pindahkan setiap angka beda tinggi dan jarak sebenarnya tadi sebanyakbanyaknya pada grafik.
6. Hubungkan setiap titik pada grafik (lihat gambar).

Pengenalan surver

Surfer adalah salah satu perangkat lunak yang digunakan untuk pembuatan peta kontur dan pemodelan tiga dimensi yang berdasarkan pada grid. Perangkat lunak ini melakukan plotting data tabular XYZ tak beraturan menjadi lembar titik-titik segi empat (grid) yang beraturan. Grid adalah serangkaian garis vertikal dan horisontal yang dalam Surfer berbentuk segi empat dan digunakan sebagai dasar pembentuk kontur dan surface tiga dimensi. Garis vertikal dan horisontal ini memiliki titik-titik perpotongan. Pada titik perpotongan ini disimpan nilai Z yang berupa titik ketinggian atau kedalaman. Gridding merupakan proses pembentukan rangkaian nilai Z yang teratur dari sebuah data XYZ. Hasil dari proses gridding ini adalah file grid yang tersimpan pada file .grd.
1. Sistem operasi dan perangkat keras
Surfer tidak mensyaratkan perangkat keras ataupun sistem operasi yang tinggi. Oleh karena itu surfer relatif mudah dalam aplikasinya. Surfer bekerja pada sistem operasi Windows 9x dan Windows NT.
Berikut adalah spesifikasi minimal untuk aplikasi Surfer:
  • Tersedia ruang untuk program minimal 4 MB.
  •  Menggunakan sistem operasi Windows 9.x atau Windows NT.
  •  RAM minimal 4 MB.]
  • Monitor VGA atau SVGA.
2. Pemasangan program surfer (instal)
  •  Masukkan master program Surfer pada CD ROM atau media lain.
  •  Buka melalui eksplorer dan klik dobel pada Setup.
  •  Surfer menanyakan lokasi pemasangan. Jawab drive yang diinginkan. Jawab pertanyaan selanjutnya dengan Yes.
3. Lembar Kerja Surfer
Lembar kerja Surfer terdiri dari tiga bagian, yaitu:
  •  Surface plot,
  •  Worksheet,
  •  Editor.
3.1 Surface plot
Surface plot adalah lembar kerja yang digunakan untuk membuat peta atau file grid. Pada saat awal dibuka, lembar kerja ini berada pada kondisi yang masih kosong. Pada lembar plot ini peta dibentuk dan diolah untuk selanjutnya disajikan. Lembar plot digunakan untuk mengolah dan membentuk peta dalam dua dimensional, seperti peta kontur, dan peta tiga dimensional seperti bentukan muka tiga dimensi.
Lembar plot ini menyerupai lembar layout di mana operator melakukan pengaturan ukuran, teks, posisi obyek, garis, dan berbagai properti lain. Pada lembar ini pula diatur ukuran kertas kerja yang nanti akan digunakan sebagai media pencetakan peta.
3.2 Worksheet
Worksheet merupakan lembar kerja yang digunakan untuk melakukan input data XYZ. Data XYZ adalah modal utama dalam pembuatan peta pada surfer. Dari data XYZ ini dibentuk file grid yang selanjutnya diinterpolasikan menjadi peta-peta kontur atau peta tiga dimensi. Lembar worksheet memiliki antarmuka yang hampir mirip dengan lembar kerja MS Excel. Worksheet pada Surfer terdiri dari sel-sel yang merupakan perpotongan baris dan kolom. Data yang dimasukkan dari worksheet ini akan disimpan dalam file .dat.
3.3 Editor
Jendela editor adalah tempat yang digunakan untuk membuat atau mengolah file teks ASCII. Teks yang dibuat dalam jendela editor dapat dikopi dan ditempel dalam jendela plot. Kemampuan ini memungkinkan penggunaan sebuah kelompok teks yang sama untuk dipasangkan pada berbagai peta.
Jendela editor juga digunakan untuk menangkap hasil perhitungan volume. Sekelompok teks hasil perhitungan volume file grid akan ditampilkan dalam sebuah jendela editor. Jendela tersebut dapat disimpan menjadi sebuah file ASCII dengan ekstensi .txt.
4. GS Scripter
GS Scripter adalah makro yang dapat digunakan untuk membuat sistem otomasi dalam surfer. Dengan menggunakan GS Scripter ini tugas-tugas yang dilakukan secara manual dapat
diringkas menjadi sebuah makro. Makro dari GS Scripter ini mirip dengan interpreter bahasa BASIC. Makro disimpan dalam ekstensi .bas.
5. Simbolisasi peta
Simbolisasi digunakan untuk memberikan keterangan pada peta yang dibentuk pada lembar plot. Simbolisasi yang digunakan berupa simbol point, garis, ataupun area, serta teks. Simbolisasi yang ada pada peta ini memungkinkan peta yang dihasilkan surfer dapat dengan mudah dibaca dan lebih komunikatif.
6. Editing peta kontur
Editing peta kontur dimaksudkan untuk mendapatkan bentuk peta kontur yang sesuai dengan syarat-syarat pemetaan tertentu ataupun sesuai dengan keinginan pembuat peta. Beberapa hal yang berkaitan dengan hal ini misalnya adalah penetapan nilai kontur interval (Interval Contour), labelling garis indeks, kerapatan label, pengubahan warna garis indeks, pengaturan blok warna kelas ketinggian lahan, dan lain-lain.
Gambar berikut adalah contoh penggunaan kontur interval yang berbeda dari sebuah peta kontur yang sama.
Secara umum, pengaturan kontur interval mengikuti aturan berikut: Kontur Interval = 1/2000 x skala peta dasar Jadi jika menggunakan dasar dengan skala 1 : 50.000 maka seharusnya kontur interval peta adalah 25 meter. Beda tinggi antar garis kontur tersebut terpaut 25 meter. Seandai peta dasar tersebut diperbesar menjadi skala 1: 25.000, maka kontur intervalnya pun juga harus diubah menjadi 12,5 meter.
7. Overlay peta kontur
Overlay peta kontur dimaksudkan adalah menampakkan sebuah peta kontur dengan sebuah data raster, atau sebuah peta kontur dengan model tiga dimensi. Overlay ini memudahkan analisis sebuah wilayah dalam kaitannya dengan kontur atau bentuk morfologi lahan setempat.
8. Penggunaan peta dasar
Peta dasar yang digunakan pada Surfer dapat berasal dari peta-peta lain ataupun data citra seperti foto udara ataupun citra satelit. Peta dasar tersebut dinamakan Base Map.
Proses kedua ini sering disebut dengan istilah grid-ding. Proses gridding menghasilkan sebuah file grid. File grid digunakan sebagai dasar pembuatan peta kontur dan model tiga dimensi. Berikut adalah diagram alur secara garis besar pekerjaan dalam Surfer.

Related Post