28/08/2014

MINYAK BUMI (senyawa hidrokarbon) MATERI KIMIA SMA kelas XI kurikulum 2013

TEORI PEMBENTUKAN MINYAK BUMI

(1) Teori Biogenetik (Teori Organik)
Ø   Berasal dari komponen Biotik
(2) Teori Anorganik
Ø   Berasal dari komponen Abiotik
(3) Teori Duplex (Teori Perpaduan)
Ø   Berasal dari komponen Biotik maupun Abiotik

TEORI ORGANIK

                Menurut teori biogenitik (organik), disebutkan bahwa minyak bumi dan gas alam terbentuk dari beraneka ragam binatang dan tumbuh-tumbuhan yang mati dan tertimbun di bawah endapan lumpur. Akibat pengaruh waktu, temperatur tinggi, dan tekanan lapisan batuan di atasnya, maka binatang serta tumbuh-tumbuhan yang mati tersebut berubah menjadi bintik-bintik dan gelembung minyak atau gas.


SKEMA TEORI ORGANIK

http://rovicky.files.wordpress.com/2008/02/minyak-1.jpghttp://rovicky.files.wordpress.com/2008/02/minyak-2.jpghttp://rovicky.files.wordpress.com/2008/02/minyak-3.jpghttp://rovicky.files.wordpress.com/2008/02/minyak-41.jpg

KOMPONEN MINYAK BUMI

                Susunan atau komposisi minyak bumi di berbagai cadangan yang ditemukan agak berbeda menurut asalnya. Misalnya minyak dari Amerika terutama terdiri dari alkana, sementara minyak dari Indonesia selain alkana, juga mengandung hidrokarbon siklik (sebagai siklopentana dan sikloheksana).
http://nurul.kimia.upi.edu/arsipkuliah/web2011/0806259/Files/sikloheksana%20dan%20siklopentana.JPG

KOMPONEN MINYAK BUMI

                Minyak bumi juga mengandung sedikit senyawa belerang ( + 1 %) dan senyawa nitrogen ( < 1%). Kedua senyawa ini tidak dikehendaki dan harus disingkirkan karena akan menurunkan kualitas hasil serta menyebabkan polusi. Minyak Indonesia tergolong berkualitas karena kurang mengandung belerang. Sedangkan gas alam merupakan campuran dari alkana dengan komposisi bergantung pada sumbernya. Umumnya, mengandung 80% metana (CH4), 7% etana (C2H6), 6% propana (C3H8), 4% butana dan isobutana (C4H10), dan 3% pentana (C5H12). Gas alam yang dipasarkan sudah diolah dalam bentuk cair, disebut LNG (liquid natural gas).

FRAKSI-FRAKSI MINYAK BUMIhttp://nurul.kimia.upi.edu/arsipkuliah/web2011/0806259/Files/fraksi-fraksi%20minyak%20bumi.JPG

BILANGAN OKTAN PADA BENSIN

                Komponen utama bensin adalah n-heptena (C7H16) dan isooktana (C8H18). Kualitas bensin ditentukan oleh kandungan isooktana (bilangan oktan). Bilangan oktan untuk n-heptana = 0 dan isooktana = 100.

Fungsi kandungan isooktana pada bensin:
                1.Mengurangi ketukan (knocking) pada mesin
                2.Meningkatkan efisiensi pembakaran sehingga energi yang     dihasilkan lebih besar.
Bilangan oktan bensin dapat ditingkatkan dengan:
                1.Memperbesar kandungan isooktana
                2.menambah zat akditif antiketukan (TEL, MTBE dan etanol).

RESIDU MINYAK BUMI

                Residu minyak bumi yang berupa senyawa alkana rantai panjang diuraikan menjadi senyawa alkena yaitu etena atau butadiena yang dapat diolah lebih lanjut menjadi senyawa karbon lain seperti senyawa polietena (plastik) dan senyawa etanol. Residu minyak bumi juga digunakan sebagai bahan dasar industri petrokimia.
Residu minyak bumi, terdiri atas:
Parafin
Ø  digunakan dalam pembuatan obat-obatan, kosmetik, dan lilin
Aspal
Ø  digunakan sebagai pengeras jalan

DAMPAK PENGGUANAAN MINYAK BUMI DAN GAS

http://www.kamase.org/wp-content/uploads/2008/01/lingkungan.jpg

Dampak Terhadap Udara dan Iklim
Selain menghasilkan energi, pembakaran sumber energi fosil (misalnya: minyak bumi, batu bara) juga melepaskan gas-gas, antara lain karbon dioksida (CO2), nitrogen oksida (NOx),dan sulfur dioksida (SO2) yang menyebabkan pencemaran udara (hujan asam, smog dan pemanasan global). http://www.kamase.org/wp-content/uploads/2008/01/hujan_asam.jpg

Dampak Terhadap Perairan
                Eksploitasi minyak bumi, khususnya cara penampungan dan pengangkutan minyak bumi yang tidak layak, misalnya: bocornya tangker minyak atau kecelakaan lain akan mengakibatkan tumpahnya minyak (ke laut, sungai atau air tanah) dapat menyebabkan pencemaran perairan. Pada dasarnya pencemaran tersebut disebabkan oleh kesalahan manusia.
http://www.kamase.org/wp-content/uploads/2008/01/cemar_air.jpg

                Dampak Terhadap Tanah
Dampak penggunaan energi terhadap tanah dapat diketahui, misalnya dari pertambangan batu bara. Masalah yang berkaitan dengan lapisan tanah muncul terutama dalam pertambangan terbuka (Open Pit Mining). Pertambangan ini memerlukan lahan yang sangat luas. Perlu diketahui bahwa lapisan batu bara terdapat di tanah yang subur, sehingga bila tanah tersebut digunakan untuk pertambangan batu bara maka lahan tersebut tidak dapat dimanfaatkan untuk pertanian atau hutan selama waktu tertentu.

MENCEGAH DAMPAK NEGATIF PENGGUNAAN MINYAK BUMI DAN GAS

  1. Tidak mengeksploitasi minyak bumi secara berlebihan.
  2. Melakukan gerakan penghijauan.
  3. Memanfaatkan sumber energi alternatif lain yang sudah ada.
  4. Menhemat pengguanan bahan bakar.
                Mengeksploitasi minyak bumi secara berlebihan dapat mengurangi minyak bumi karena minyak bumi adalah sumber daya alam yang tidak dapat di perbaharui. Melakukan gerakan penghijauan untuk mencegah dampak seperti pencemaran udara .energi nuklir digunakan dengan baik dapat dimanfaatkan untuk alternatif energi baru, misalnya untuk pembangkit listrik. Menggunakan energy alternatif lain selain minyak bumi dapat mengurangi penggunaan minyak bumi secara belebihan.

BAHAN BAKAR ALTERNATIF

u  1. Ethanol : Merupakan bahan bakar yang berbasis alkohol dari fermentasi tanaman, seperti jagung dan gandum. Bahan bakar ini dapat dicampur dengan bensin untuk meningkatkan kadar oktan dan kualitas emisi. Namun, ethanol memiliki dampak negatif terhadap harga pangan dan ketersediannya.
u  2. Listrik : Listrik dapat digunakan sebagai bahan bakar transportasi, seperti baterai. Tenaga listrik dapat diisi ulang dan disimpan dalam baterai. Bahan bakar ini menghasilkan tenaga tanpa ada pembakaran ataupun polusi, namun sebagian dari sumber tenaga ini masih tercipta dari batu bara dan meninggalkan gas karbon.
u  3. Propana : Propana atau yang biasa dikenal dengan LPG merupakan produk dari pengolahan gas alam dan minyak mentah. Sumber tenaga ini sudah banyak digunakan sebagai bahan bakar. Propana menghasilkan emisi lebih sedikit dibandingkan bensin, namun penciptaan metananya lebih buruk 21 kali lipat.

Free Download Power Point Version -> SERTAKAN SUMBER!!

No comments:

Post a Comment

Related Post